• header
  • header

Selamat Datang di Website Resmi SMA NEGERI 1 TAMPAKSIRING | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 TAMPAKSIRING

NPSN : 50102082

Jl.Pucak Tegeh Manukaya Tampaksiring 80552 Telp (0361) 901957 Fax (0361) 902271


taksuinfo@gmail.com / info@sman1tampaksiring.sch.id

TLP : (0361) 901957


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda tentang Kurikulum Merdeka?
Sangat baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat kurang
  Lihat

Statistik

Status Member

Workshop Reviu Kurikulum




Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMAN 1 Tampaksiring Gelar Workshop Reviu Kurikulum dan Tata Kelola Manajemen Sekolah Bersama Sekdis Disdikpora Bali

Dalam rangka penyelarasan visi pendidikan dan transformasi strategis, SMA Negeri 1 Tampaksiring sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Reviu Kurikulum & Tata Kelola Manajemen Sekolah. Acara yang berlangsung pada bulan Mei 2026 ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Drs. I Made Arbawa, M.Si.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam menerapkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) guna mendongkrak mutu pendidikan secara berkelanjutan. Langkah strategis ini sejalan dengan visi daerah, yakni "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali, serta mewujudkan SDM Bali yang unggul, cerdas, berintegritas, dan berdaya saing global.

Transformasi Tata Kelola ASN BerAKHLAK

Dalam pemaparannya, Bapak Sekdis Drs. I Made Arbawa, M.Si menekankan pentingnya peralihan menuju sistem Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih dinamis, adaptif, dan responsif berlandaskan UU No. 20 Tahun 2023. Beliau mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 1 Tampaksiring untuk melakukan mindset shifting dengan menginternalisasi core values BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

"Kita harus menggeser pola kerja konvensional menuju ekosistem digital yang lincah (agile) demi efisiensi birokrasi sekolah. Selain itu, pembentukan Komunitas Belajar (Kombel) antar-guru menjadi kunci utama untuk terus memperbarui kompetensi pedagogik," jelasnya.

Penegakan Disiplin Kerja dan Etika Pegawai

Hal krisial lain yang digarisbawahi oleh Sekdis Disdikpora Bali adalah esensi disiplin kerja ASN. Beliau memaparkan bahwa ketaatan jam kerja bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral kehadiran dan standar minimal profesionalisme. Pengukuran kinerja kini semakin terukur melalui pengisian SKP secara berkala serta presensi digital.

Beliau juga mengingatkan peran vital Kepala Sekolah sebagai atasan langsung dalam melakukan pembinaan harian dan pengawasan berkala. Di samping itu, seluruh pegawai diwajibkan mutlak menjaga netralitas ASN, terutama dalam periode politik, serta bijak dalam berkomunikasi di media sosial.

Siklus PBD dan Manajemen Aset Daerah

Guna mewujudkan tata kelola satuan pendidikan yang efektif dan akuntabel, materi pembinaan turut membedah siklus Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang meliputi 4 tahapan utama:

Identifikasi: Menganalisis profil pendidikan melalui Rapor Pendidikan.

Refleksi: Melakukan pendalaman untuk menemukan akar masalah.

Sinkronisasi: Menyusun rencana kegiatan dan mengintegrasikannya ke dalam Anggaran ARKAS.

Output: Mencapai efektivitas dan efisiensi anggaran demi hasil belajar siswa yang optimal.

Terkait sarana prasarana, sekolah diarahkan untuk mengimplementasikan PP No. 16 Tahun 2021 tentang Kerangka Manajemen Aset Daerah melalui tertib administrasi, inventarisasi berkala (seperti pelabelan/barcoding alat laboratorium & TIK), serta kepatuhan pajak kendaraan dinas.

Catatan Khusus untuk SMAN 1 Tampaksiring

Sebagai penutup pembinaan, Drs. I Made Arbawa, M.Si memberikan catatan apresiasi khusus bagi SMAN 1 Tampaksiring. Beliau mendorong optimalisasi kearifan lokal melalui penerapan P5 yang berakar pada tradisi luhur masyarakat Tampaksiring, serta memanfaatkan posisi geografis strategis sekolah di kawasan bersejarah untuk pengayaan literasi budaya siswa.

Melalui sebuah pantun, beliau menyampaikan pesan mendalam:

"Beli peniti di tukang cukur, Kain tenun diikat tali.

Jadi ASN harus disiplin dan jujur, Demi masa depan anak cucu di Bali."

Kegiatan workshop ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Pihak sekolah berharap seluruh hasil rumusan strategis dari workshop ini dapat segera diimplementasikan secara kolektif demi memajukan marwah dan mutu pelayanan pendidikan di SMA Negeri 1 Tampaksiring




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas